Finansial

IMK Revisi Prediksi Ekonomi Jerman: Resesi Ringan di 2024, Pemulihan Nyata Diperkirakan pada 2026

Institut für Makroökonomie und Konjunkturforschung (IMK), lembaga riset ekonomi yang berafiliasi dengan Hans-Böckler-Stiftung, telah menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi Jerman untuk tahun 2024. Dalam laporan terbaru, IMK memperkirakan bahwa produk domestik bruto (PDB) Jerman akan mengalami kontraksi sebesar 0,1 persen, berbeda dari prediksi sebelumnya yang mengharapkan pertumbuhan tipis sebesar 0,1 persen.

Penurunan proyeksi ini, menurut IMK, dipengaruhi oleh lemahnya aktivitas ekonomi selama musim dingin. Periode tersebut ditandai oleh rendahnya permintaan, investasi yang tertunda, dan melemahnya sektor industri, yang secara keseluruhan memberikan tekanan tambahan terhadap kinerja ekonomi nasional.

Namun demikian, para peneliti di IMK melihat titik terang ke depan. Mereka menyatakan bahwa seiring berjalannya waktu, investasi yang sempat tertahan akan mulai kembali mengalir secara bertahap. “Pada paruh kedua tahun ini, dinamika ekonomi diperkirakan akan meningkat perlahan,” kata para ahli ekonomi dari lembaga tersebut.

Lebih jauh lagi, IMK optimistis bahwa kondisi ekonomi akan membaik secara signifikan pada tahun 2026. Prediksi ini dikaitkan dengan dampak positif dari paket stimulus fiskal gabungan yang dirancang oleh partai Uni Kristen Demokrat (CDU/CSU) dan Partai Sosial Demokrat (SPD). Paket kebijakan ini, yang mencakup insentif untuk investasi dan dukungan tambahan bagi rumah tangga serta dunia usaha, dinilai akan memberikan dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi dalam jangka menengah.

Sebagai hasil dari kebijakan tersebut dan pemulihan bertahap yang diperkirakan dimulai pada akhir 2024 hingga 2025, IMK memproyeksikan bahwa pada tahun 2026, PDB Jerman akan tumbuh sebesar 1,7 persen. Ini merupakan sinyal bahwa ekonomi akan kembali ke jalur pertumbuhan setelah mengalami stagnasi dan tekanan dalam beberapa tahun terakhir.

Laporan ini juga menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan dan dukungan politik yang kuat untuk mempercepat pemulihan. Para analis di IMK menilai bahwa jika stabilitas politik dan iklim investasi tetap terjaga, peluang untuk mencapai pemulihan ekonomi yang berkelanjutan akan semakin besar.

Dengan demikian, meskipun tahun 2024 diperkirakan akan ditutup dengan kontraksi ringan, prospek jangka menengah Jerman tetap positif berkat langkah-langkah fiskal yang terkoordinasi dan membaiknya sentimen pasar.